Desa Bahasa Borobudur Tawarkan 32 Spot Selfie Dan Wisata Edukasi

Wisata sambil belajar atau belajar sambil berwisata? Bisa banget! Keduanya bisa anda lakukan di Desa Bahasa Borobudur Magelang Jawa Tengah. Buat yang hobi foto-foto, Desa Bahasa menyediakan 32 spot selfie untuk memanjakan pengunjung. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bisa menikmati semua wahana yang ada di sini.

Masuk ke Desa Bahasa, anda akan disambut bola dunia dengan peta Indonesia bertuliskan UNIVERSAL seperti di Universal Studio Singapura. Namun, di belakangnya ada pula tulisan Desa Bahasa Borobudur dilengkapi stupa Candi Borobudur. Ini adalah salah satu spot foto yang disediakan Desa Bahasa di Dusun Parakan Desa Ngargogondo Borobudur Magelang, Jawa Tengah.

Masuk lebih jauh, di dalam tempat wisata edukasi ini anak-anak bisa memberi makan hewan di Taman Kelinci, menonton pertunjukan sulap street and fun magic, pentas angklung, hingga bermain panahan.

Pengunjung juga bisa menjajal terapi ikan, juga trampolin untuk anak-anak.

Tiket masuk Desa Bahasa dibandrol seharga Rp15.000 untuk weekdays, dan Rp20.000 untuk weekend. Jam buka dari 09.00 – 17.00 WIB.

“Masuk ke Taman Kelinci free (termasuk tiket masuk). Tapi kalau mau kasih makan harus beli makanannya. Harganya Rp5.000-an. Panahan yang anak laki-laki free voucher panahan. Kalau pingin tambah 10 panahan, bayar Rp10 ribu,” kata Hani Sutrisno, pemilik Desa Bahasa Borobudur.

Belajar Sambil Bermain

Tidak hanya wisata, Desa Bahasa juga menawarkan paket kursus pendidikan bahasa Inggris mulai dari 6 hari, 10 hari, hingga 1 bulan.

“Mulai bulan besok yang (kursus) 1 bulan tidak ada, diganti 3 bulan biar tuntas,” imbuh ayah tiga anak ini.

Meski namanya kursus bahasa Inggris, metodenya sama sekali jauh dari kesan belajar di kelas, bahkan tidak ada papan tulis di Desa Bahasa. Anak mulai kelas IV SD bisa kursus di sini.

“Materinya sama seperti di SD 1 tahun karena kita pemadatan akselerasi. Contoh kita menghafal 16 tenses di sekolah 1 – 3 bulan aja belum tentu hafal, di sini cuma 10 menit 20 menit.

Kegiatannya fun, belajar dipandu dengan wisata, tour de village, bikin gerabah, praktek ke Candi Borobudur, city tour, fun game dan rafting,” jelas Hani.

Semua paket kursus tersebut biayanya sama, Rp3,5 juta termasuk makan 3 kali sehari, tempat tinggal, tiket rafting, outbond, city tour, tour de village itu semua sudah include tidak ada biaya lagi. 

Menginap Di Homestay Syariah

Kalau belum puas berwisata di Desa Bahasa, pengunjung bisa menginap di sini. Di homestay ini tidak disediakan minuman beralkohol, dan pasangan yang boleh menginap hanya yang sudah menikah. Kamar yang tersedia meliputi family room, standard room dan kapsul.

“Ada promo harga kamar dalam masa pandemi ini,” ujar Hani.

Family room bisa dihuni 4 sampai 6 orang, harganya Rp800.000, promo saat pandemi ini jadi Rp400.000 sampai Rp600.000. Kemudian, standard room hari biasa Rp500.000, sedangkan saat pandemi ini Rp265.000. 

“Berikutnya yang kapsul Rp100.000, saat pandemi cuma Rp75.000,” terangnya.

Terapkan Protokol Kesehatan

Wisata dan edukasi Desa Bahasa yang terletak 3 kilometer dari Candi Borobudur ini sudah memiliki sertifikat CHSE dan Indonesia Care. Selama pandemi covid-19 selalu menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengunjung mencuci tangan, cek suhu tubuh, memakai masker, dan menjaga jarak selama di lokasi.

“Pembatasan pengunjung yang dulu saat normal 1.000, sekarang hanya 500 pengunjung. Tempat antrean juga disiapkan yang jaga jarak. Dengan kondisi ticketing kita siapkan 2 tempat saat ada banyak rombongan,” kata dia.